Budidaya Bawal Bintang, Lebih Efisien dengan Pakan Campuran

Pakan ikan untuk budidaya laut dinilai masih cukup mahal dibandingkan pakan untuk ikan air tawar. Namun, pengujian yang dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Laut Batam pada 2014 menunjukkan bahwa pemberian pakan campuran bisa menekan biaya pengadaan pakan bawal bintang hingga 40%!

Demikian ungkap Koordinator Fungsional, Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, Ir. Muh. Kadari, MSi., dalam tulisan ilmiah yang ditulisnya bersama Hebdrianto dan R. Pramuanggit. Kadari melanjutkan bahwa bila dihitung, terdapat perbedaan yang sangat nyata antara harga pakan campuran (mix) dan komersial di Batam, Kepulauan Riau. “Harga pelet campuran Rp 8.500/kg, sedangkan pelet komersial ikan laut merk tertentu mencapai Rp 21.000/kg. Dari sisi hasilnya, pakan campuran menghasilkan pertumbuhan yang tidak terlalu jauh dibandingkan pakan komersial.”

Prospek bawal bintang dan efisiensi pakan

Ikan bawal bintang (Trachinotus blochii, Lacepede) merupakan salah satu ikan laut yang semakin bernilai ekonomis. Ikan ini memiliki prospek pemasaran yang bagus di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

Setelah keberhasilan pembenihan skala massal yang dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Laut Batam, permintaan benih ikan bawal bintang semakin banyak. Hal ini tak lepas dari keunggulan jenis ikan ini, yaitu mudah dibudidayakan; tidak memerlukan waktu lama untuk membesarkan hingga mencapai ukuran konsumsi; dan harganya relatif tinggi, baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri.

Mengimbangi potensinya ekonomisnya, pertumbuhan bawal bintang yang optimal tentu tak lepas dari peran pakan yang diberikan. Pakan yang baik harus memenuhi nilai gizi atau nutrisi bagi ikan. Menurut Kadari, mengenal kebutuhan nutrisi ikan merupakan landasan dalam pembuatan pakan ikan sendiri karena setiap ikan membutuhkan nilai gizi yang berbeda. Oleh karena itu, ikan perlu diberi makan dengan makanan yang mengandung kadar nutrisi yang memadai. Nutrisi yang harus ada pada ikan adalah protein, karbohidrat, lemak, mineral, dan vitamin.

Pakan dengan keseimbangan nilai gizi tersebut untuk memenuhi kebutuhan ikan dan memacu pertumbuhan ikan agar cepat besar. Kekurangan nutrisi membuat pertumbuhan ikan lambat dan berakibat pada membengkaknya biaya dan waktu panen yang cukup lama.

Sekira 50% dari kebutuhan kalori yang diperlukan oleh ikan berasal dari protein. Bahan ini berfungsi untuk membangun otot, sel-sel, dan jaringan tubuh, terutama bagi ikan-ikan muda. Kebutuhan protein sendiri cukup bervariasi, tergantung pada jenis ikannya. Secara umum, protein merupakan unsur kunci yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan pada seluruh jenis ikan.

Berdasarkan kebutuhan ikan terhadap protein, secara garis besar banyaknya dosis protein bisa dikelompokkan menjadi empat kelompok. Kelompok I adalah ikan herbivora dengan kebutuhan protein berkisar 15—30% dari total. Kelompok II ikan karnivora dengan kebutuhan protein 45%. Kelompok III ikan omnivora dengan kebutuhan protein 35—42%. Sementara Kelompok IV adalah ikan-ikan muda dengan diet pakan mengandung protein 50%.

Dibandingkan pakan untuk ikan air tawar, pakan untuk ikan air laut dinilai masih cukup mahal, terlebih di wilayah Kepulauan Riau. Di daerah ini, suplai pakan ikan laut sangat terbatas dan relatif lebih sulit memperolaehnya dibandingkan pakan komersial ikan air tawar. Namun di sisi lain, ketersediaan ikan rucah (trash fish) cukup melimpah.

“Untuk menjembatani hal tersebut, diperlukan kajian penggunaan kedua bahan ini, yaitu menerapkan pakan campuran pelet ikan air tawar dan rucah pada penggelondongan ikan bawal bintang yang dipelihara di keramba jaring apung,” papar Kadari.

Selanjutnya Baca di Majalah Info Akuakultur

Incoming search terms:

  • berapa lama bawal dalam masa panen
  • harg bawal bintang
  • kebutuhan nutrisi ikan bawal bintang
  • laut sisi di kepulauan riau menghasilkan ikan ?
  • pelet bawal bintang
  • pelet untuk bawal bintang
  • pemasaran bawal bintang konsumsi

1 Comment on Budidaya Bawal Bintang, Lebih Efisien dengan Pakan Campuran

  1. Kenapa ikan bawal harganya mahal ya?

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose