Budidaya Udang Vaname Lebih Untung Pakai Ecoshrimp Busmetik

Selain risiko kegagalan budidaya rendah, waktu setting persiapan lahan budidaya dengan Busmetik pun sangat singkat. Hanya 7—10 hari!

Dimulai sejak Tahun 2010 di tambak latih BAPPL STP Serang, pengembangan Busmetik telah melalui berbagai penyempurnaan. Saat ini, penggunaan Busmetik telah  diadopsi oleh masyarakat di beberapa daerah pendampingan seperti Lampung, Pacitan, Serang, Pulau Sebatik, dan daerah lainnya.

Berbicara soal budidaya udang yang efektif, efisien, dan menguntungkan secara finansial, permasalahan budidaya udang berwawasan lingkungan (ecoshrimp) merupakan hal penting yang harus diperhatikan.

Ecoshrimp adalah konsep pengembangan usaha budidaya udang dengan pendekatan ekologi, sedangkan Busmetik adalah akronim dari budidaya udang skala mini empang plastik sebagai teknologi yang digunakan. Dengan kata lain, Ecoshrimp-Busmetik adalah teknologi budidaya udang skala mini tambak plastik dengan pendekatan ekologi. Artinya, semua kegiatan budidaya dilakukan dengan pendekatan ekologi, yaitu dengan mengelola keseimbangan ekosistem lingkungan tambak,” terang Sinung Rahardjo, A.Pi., M.Si., Dosen Teknologi Akuakultur, Sekolah Tinggi Perikanan Serang.

 

Budidaya udang berwawasan lingkungan merupakan teknologi budidaya udang yang selalu mempertimbangan keberlanjutan sumberdaya alam atau lingkungan dan bermuara pada keberlanjutan usaha. Dengan demikian, semua kegiatan budidaya harus membentuk daur hidup (loop) yang tidak terputus sehingga tidak menghasilkan limbah (zero waste). Konsep ini juga sering dikenal sebagai pendekatan “Blue Economy”.

Sinung melanjutkan, membudidayakan udang atau ikan sama dengan membudidayakan air. Artinya, kemampuan menjaga dan mememelihara air sebagai media hidup udang atau ikan akan menunjang keberhasilan dalam membesarkan udang atau ikan. Untuk itu, perairan sebagai sumber utama media pemeliharaan udang harus dijaga kualitasmya dengan tidak membuang langsung limbah budidaya ke dalamnya.

Spesifikasi

Busmetik merupakan salah satu teknologi budidaya udang yang dikembangkan di BAPPL-STP Serang berdasarkan prinsip-prinsip budidaya yang efektif, efisien, menguntungkan secara finansial, dan wawasan lingkungan. Adapun spesifikasi yang dikembangkan meliputi pemanfaatan lahan dengan luasan 600—1.000 meter persegi. Kawasan terdiri dari 1 tandon sedimentasi (20%), 1 tandon sterilisasi (20%), petak operasional (40%), dan konservasi mangrove (20%). Satu modul tambak dapat terdiri dari 4—5 unit petak tambak, salah satu di antaranya digunakan sebagai tandon sterilisasi. Tambak dilapisi bahan plastik HDPE (high density polyethelene) sebagai wadah budidaya.

Busmetik menggunakan sistem budidaya semi-tertutup dengan tingkatan budidaya mulai dari intensif sampai super-intensif. Teknologi ini tidak menggunakan senyawa kimia atau obat-obatan yang berbahaya dan antibiotik, tetap menjaga keseimbangan mikrobiologis dengan memanfaatkan aktifitas probiotik pada petakan selama pemeliharaan, serta menerapkan biosekuritas untuk menghindari masuknya predator dan vektor penyakit. Secara umum, Busmetik mengendepankan efisiensi dan efektivitas usaha atau kegiatan.

Selanjutnya Baca di Majalah Info Akuakultur

Incoming search terms:

  • udang windu budidaya
  • Empang intesip
  • jelaskan risiko budidaya udang vaname di empang
  • harga terpal untuk budadaya ikan dan ukuran terpal
  • ecoshrimp busmetik adalah
  • Ecoshrimp Busmetik
  • ecoshrimp adalah
  • DEFINISI BUDIDAYA UDANG SISTEM SEMI INTENSIF BLOGS
  • budidaya vaname institut perikanan
  • budidaya udang vanamei di bappl stp

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose