Dinas Perikanan Belitung, Serius Kembangkan Kerapu

Didominasi oleh perairan laut, Dinas Perikanan Belitung serius kembangkan kerapu

Pembangunan perikanan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Belitung mempunyai peran strategis dalam pencapaian visi “Terwujudnya Sumberdaya Perikanan dan Kelautan yang Lestari dengan Jasa-Jasa Kelautan yang Menjadi Sumber Penghidupan Sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi Masyarakat yang Berkualitas dan Sejahtera “.

Ir. Destika Efenly, MM

Ir. Destika Efenly, MM

Kepala Dinas Perikanan Belitung Ir. Destika Efenly, MM mengatakan, program-program pembangunan perikanan akan diarahkan kepada terciptanya iklim usaha perikanan dan peningkatan partisipasi masyarakat.

“Secara khusus, usaha-usaha pembangunan perikanan diarahkan kepada usaha budidaya yang bertanggung jawab dan sustainable,” tegasnya.

Melihat kondisi geografis kabupaten Belitung yang sebagian besar didominasi perairan laut, Dinas Perikanan Belitung berimplikasi pada sistem usaha budidaya perikanan terutama mariculture yang selama satu dasawarsa terus dikembangkan.

Selain mariculture, ungkap Destika, budidaya ikan air tawar (Nila dan Lele) juga terus dikembangkan dengan memanfaatkan kolong ex tambang timah sebagai lokasi budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA) konvensional maupun HDPE.

Menurut Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Belitung

Firdaus Zamri, S.Pi

Firdaus Zamri, S.Pi

hal ini seiring dengan bertambahnya jumlah pembudidaya yang mencapai 380 pembudidaya dengan rincian pembudidaya ikan air tawar 251 orang dan 129 pembudidaya kerapu.

“Dinas Perikanan Belitung terus mengembangkan dan intensifikasi budidaya baik laut maupun tawar,” kata Firdaus.

Destika melanjutkan, namun untuk peng

embangan budidaya air tawar perlu dipikirkan lebih lanjut karena melihat kondisi, harga dan pola kebiasaan masyarakat Belitung yang lebih dominan mengkonsumsi ikan laut daripada ikan air tawar yang menyebabkan stagnansi pasar ikan air tawar dan berdampak terhadap pola distribusi.

Beda dengan budidaya kerapu, kata Destika, yang semakin tahun semakin menggeliat karena didukung potensi wilayahnya yang dikelilingi perairan yang tenang. Berkat dukungan dari pemerintah daerah, telah berkembang segmentasi pembenihan yang dilakukan oleh Balai Benih milik Dinas Perikanan Belitung dan 5 unit HSRT yang berhasil memproduksi rata-rata 350 ribu ekor benih kerapu hybrid per tahun.

 

Tabel Produksi

Untuk produksi budidaya pada tahun 2016 ini, jelas Destika, mencapai 154,8 ton yang berasal dari Kerapu, Lele, Nila, Patin dan spat tiram mutiara. Dari angka produksi tersebut kontribusi terbesar adalah berasal dari budidaya kerapu yang mencapai 76 ton, kemudian disusul budidaya lele dan nila sebesar 74,9 Ton.

“Adanya pola kemitraan antara pembudidaya dan pengepul menjadikan usaha ‘high risk’ ini dapat terus berjalan dan menjadi mata pencaharian alternatif selain nelayan,” jelas Destika.

Komoditas Kerapu Dinas Perikanan Belitung

saat akan panen

saat akan panen

Saat ini ada 4 komoditas kerapu yang sedang dikembangkan di kabupaten Belitung yaitu Kerapu Macan, Kerapu Cantang, Kerapu Cantik, dan Kerapu Sunu. “Khusus untuk Kerapu Sunu masih mengandalkan tangkapan dari alam dengan menggunakan alat tangkap yang diperbolehkan (bubu) yang kemudian dibesarkan di dalam KJA,” ujar Firdaus.

Firdaus menjelaskan bahwa sentra budidaya kerapu di kabupaten Belitung menitik beratkan pada wilayah yang berpotensi menghasilkan pakan rucah dan sebagian dapat menunjang industri pariwisata bahari di kabupaten Belitung.

Wilayah yang dimaksud meliputi desa Keciput, Kec. Sijuk, Desa Tanjung Rusa, Lassar Kec. Membalong serta sebagian perairan barat kab. Belitung.

“Kedepannya kita akan menjadikan kabupaten ini menjadi sentra budidaya laut, khususnya kerapu di wilayah propinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui program Minapolitan berbasis Perikanan Budidaya, sehingga percepatan peningkatan produksi dalam sebuah sistem yang terintegrasi dari hulu sampai hilir dengan konsep pemberdayaan dan kemandirian masyarakat dapat segera terwujud,” papar Firdaus.

Penggunaan KJA HDPE Aquatec

aktivitas budidaya kerapu di Tanjung Rusa, Belitung

aktivitas budidaya kerapu di Tanjung Rusa, Belitung

Adapun luas lahan yang dipergunakan adalah 5,5 Ha untuk budidaya air tawar dan 1,8 Ha untuk budidaya Kerapu. “Dari segi penggunaan sarana budidaya KJA, kabupaten Belitung menggunakan KJA HDPE Aquatec. Dinas Perikanan Belitung sendiri memiliki 1.530 petak untuk KJA Laut yang terdiri dari 194 petak KJA HDPE Aquatec dan 1.336 petak KJA kayu,” kata Firdaus.

KJA HDPE Aquatec milik Dinas Perikanan Belitung merupakan murni Bantuan dari APBD dan APBN yang dialokasi di wilayah pengembangan.

“Kita sengaja memilih KJA HDPE Aquatec karena memiliki umur ekonomis yang panjang, tahan ombak, dan ramah lingkungan apabila dibandingkan dengan KJA kayu konvensional yang sarat akan bahan kayu yang semakin susah didapat,” terang Firdaus.

Selain itu, tambahnya, KJA HDPE Aquatec dinilai sangat cocok digunakan di perairan Dinas Perikanan Belitung, serta perawatan KJA HDPE Aquatec sangat mudah dan dapat dibongkar-pasang (knock-down), ditambah desain jaring pemeliharaan yang tidak memiliki simpul (knotless) dapat meminimalisir luka pada tubuh ikan akibat gesekan sehingga secara langsung mengurangi resiko penyebaran bakteri sekunder dan meningkatkan survival rate.

Firdaus menuturkan, sajauh ini tidak ada kendala berarti dalam pemeliharaan kerapu di daerahnya, hanya saja pembudidaya berharap adanya tambahan bantuan KJA HDPE dari pemerintah pusat.

Menurut informasi dari kelompok pembudidaya di daerah Tanjung Rusa, KJA HDPE Aquatec yang diberikan oleh DJPB tahun 2016 sangat membantu dalam keberlanjutan usaha. Karena pengepul meminta benih untuk ditambah, otomatis perlu adanya penambahan KJA. (ADV)

Kontak Dinas Perikanan Belitung

Jalan Dok Kelurahan Kota, Tanjungpandan, Belitung Kode Pos 33411

Telp. (0719) 21137 Fax. (0719) 21137

E-mail: dkp.belitung@gmail.com Website: belitungkab.go.id

Kontak PT. Gani Arta Dwitunggal – Aquatec

Kawasan Industri Batujajar Permai, Jl Raya Batujajar Km. 2.8 Padalarang, Bandung Barat 40553

Telp. (022) 6864016 Fax. (022) 6864015

Email: aquatec.gad@gmail.com Website: aquatec.co.id

Incoming search terms:

  • letak geografis balai benih ikan laut tanjung rusa
  • Ternak ikan kerapu di Belitung

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose