Kenali Alat Produksi Fitoplankton

Memberikan pakan berkualitas adalah hal yang wajib diberikan untuk benih ikan maupun benur. Pakan yang diberikan dapat berupa pakan buatan (pellet) maupun pakan alami seperti fitoplankton dan zooplankton.
Perekayasa Madya Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon Umar Rifa’i mengatakan, pengunaan pakan alami pada unit pembenihan merupakan sumber pakan utama bagi larva-larva ikan laut. “Fitoplankton berfungsi sebagai sumber pakan utama untuk rotifer dan sebagai green water pada bak-bak pemeliharaan larva,” tambahnya.
Lanjut Umar, kebutuhan fitoplankon di BPBL Ambon diperuntukkan untuk beberapa jenis benih ikan yang telah berhasil dikembangkan seperti Ikan kerapu Bebek (Cromileptes altivelis), kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus), kerapu Sunu (Plectropomus leopardus), Kakap Putih (Lates calcarifer), Bubara/Kuwe (Caranx sp), dan Hias Laut (Nemo, Nemo Hybrid, Later Six, Mandarin Fish, Blue Devil).
Fitoplankton adalah organisme air yang berukuran kecil, melayang – layang mengikuti pergerakan air dan berupa jasad nabati. Ukurannya sangat kecil, tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
Ukuran yang paling umum berkisar antara 2 – 200 µm (1 µm = 0,001 mm). Umumnya berupa individu bersel tunggal, tetapi ada juga yang membentuk rantai atau koloni. Meskipun ukurannya sangat halus namun bila mereka tumbuh sangat lebat dan padat bisa menyebabkan perubahan pada warna air laut yang bisa terlihat.
Fitoplankton merupakan jenis plankton yang umumnya beraktifitas pada pagi hingga siang hari. Hal ini dikarenakan fitoplankton merupakan jenis tumbuhan mikroskopis yang dapat berfotosintesis.
Fitoplankton sangat baik untuk makanan burayak dan benih ikan, udang, kepiting, serta kerang-kerangan. Selain disukai oleh ikan-ikan pemakan plankton, fitoplankton diperlukan juga oleh ikan-ikan dewasa seperti tambakan, mola, dan bandeng.
Beberapa jenis fitoplankton tersebut dapat dibudidayakan secara intensif dan massal. Jenis fitoplankton yang telah dapat dibudidayakan antara lain Skeletonema, Chaetoceros, Tetraselmis, Dunaliella, Isochrysis, Chlorella, Nannochloropis, dan Spirulina.
Pada prinsipnya, kedua jenis pakan baik itu pakan buatan maupun alami sama-sama memiliki nutrisi yang baik untuk pertumbuhan benih atau benur. Untuk mendapatkan pakan alami saat ini dirasa sangat sukar didapat, oleh sebab itu tidak ada salahnya untuk pembudidaya mencoba memproduksi pakan alami sendiri.

Selanjutnya Baca di majalah Info Akuakultur

Incoming search terms:

  • cara kincir tambak udang
  • fitoplankton untuk benih lele
  • fitoplankton yang dibudidayakan

1 Comment on Kenali Alat Produksi Fitoplankton

  1. Sangat menarik sekali, ternyata makanan ikan pun bisa dibudidaya juga.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose