Kincir pada Budidaya Udang

Penggunaan Kincir Paddle Whell dan Kincir berangkai Lpg pada budidaya udang vaname 

Budidaya udang merupakan budidaya potensial dalam akuakultur, apalagi jika berhasil memanen udang dalam ukuran besar. Untuk mendapatkan hasil seperti itu perlu mengoptimalkan luas tambak, jumlah tebar, kualitas benur, pemberian pakan, faktor lingkungan dan juga peralatan.

Koordinator  Instalasi Tuban, Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, Achmad Nur Mei mengungkapkan bahwa dirinya sudah setahun lebih membudidayakan udang vaname menggunakan peralatan kincir paddle whell.

Ada 12 kincir untuk luas 2.200 m dan 8 kincir luas 1.400 m, dengan padat tebar 150 ekor per m2 jenis kincir paddle whell yang digunakan yakni dengan 2 buah bilah 3 phase kekuatan 1 pk dengan daya 800 watt untuk tiap kincir.

Masalah yang sering timbul pada jenis kincir paddle whell seperti dinamo mati apabila bilah tersangkut benang yang menyebabkan oli merembes ke sirkuit listrik dinamo dan juga hubungan arus pendek, karena kabel konslet oleh air hujan.

“Solusinya, dinamo yang mati atau konslet digulung lagi, putaran gear dicek setiap siklus dan diadakan pengecetan ulang dan pembersihan gearbox dan dinamo dari karat setiap siklus,” tuturnya.

Selain itu perlu juga pengecekan gear, pembersihan gearbox dan dinamo, ganti oli dan pembersihan bilah kincir, pelampung dan papan dari lumut, karena ada perbedaan antara  dinamo yang terawat dan tidak terawat.

“Jika tidak terawat, dinamo dan gearbox akan cepat rusak dan terkena karat air laut dan cuma bisa digunakan pada 3-4 siklus pemakaian. Sedangkan  jika terawat dengan baik, kincir air bisa digunakan dari 10 hingga 12 siklus,” ungkap Nurmei.

Pembudidaya lain asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) – Sulawesi Selatan, Kamal awalnya mencoba budidaya udang windu tradisional karena dinilai cukup menjanjikan, namun sekitar 2003 budidaya udang windu mengalami masa sulit, karena serangan penyakit yang selalu ada sehingga menebar udang windu hanya sebagai tambahan polikultur dengan bandeng.

Memasuki tahun 2014 setelah melihat percontohan budidaya vaname yang dilakukan oleh Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, akhirnya Kamal pun beralih membudidayakan udang vaname semi intensif dan mendapatkan keuntungan.

Untuk jenis kincir, Kamal mengaku menggunakan kincir jenis berangkai lpg dengan 7 daun kincir setiap rangkaiannya, “kincir ini hemat dalam biaya produksi dan mudah operasionalnya sebab lpg mudah diperoleh,” Ungkapnya.

Selanjutnya baca di Majalah Info Akuakultur

Incoming search terms:

  • tambak vanami tradisional pakai kincir
  • Modifikasi kincir budidaya udang
  • inpo kincir berangkai Lpg 6 daun kincir
  • Oli untuk gearbok kincir
  • kolam lele dengan kincir air
  • Kincir untuk budidaya udang windu
  • kincir tambak udang daun 8
  • kincir tambak udang daun 6
  • Harga kincir untuk kolom udang vaname
  • ukuran oli kincir tambak udang

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose