Mengenal Ragam Pakan Ikan Jenis Pelet

 

Mahalnya biaya bahan baku pakan, merupakan salah satu yang mempengaruhi harga jual pakan ikan kepada para pembudidaya ikan. Tingginya biaya bahan baku ini tidak dapat dilepaskan dari banyaknya bahan yang harus diimpor dari negara lain.

Meskipun memiliki kecenderungan penurunan, misalnya tepung ikan, pasokan utama bahan baku ini masih mengandalkan impor, di antaranya dari Negara Peru dan Chili. Selain bahan baku tersebut, bungkil kedelai pun masih mengandalkan impor dari Amerika Latin. Kondisi seperti ini menyebabkan industri pakan untuk perikanan tidak stabil karena fluktuasi harga bahan baku yang kerap terjadi.

Padahal, Indonesia sebagai negara tropis, memiliki banyak sekali potensi bahan baku pakan. Di laut Indonesia, banyak jenis ikan, salah satunya jenis lemuru yang dapat dijadikan sebagai bahan baku tepung ikan. Di darat, sebagai negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia banyak menghasilkan bungkil kelapa sawit, bahan yang dapat dijadikan media budidaya maggot, belatung yang digadang-gadang berpotensi sebagai bahan baku sumber protein. Di perairan air tawar, tumbuhan air azolla, dapat berkembang subur, lagi-lagi sebagai bahan baku penyedia protein.

 

Lebih jauh lagi, bahan baku ini tidak hanya berasal dari sumber utama. Sebagai gantinya, bahan baku pakan ikan dapat diperoleh dari produk samping kegiatan utama. Sebagai contoh, bahan baku jagung yang masih mengandalkan impor sebagai sumber karbohidrat dapat diganti dengan dedak yang merupakan produk samping dari kegiatan penggilingan padi. Bahan baku tepung ikan sebagai sumber protein pakan dapat diperoleh dari hasil samping industri pengolahan ikan dan udang yang berupa ikan rucah, sisa-sisa udang, cangkang udang dan lain-lain.

Pakan ikan komersial

Di pasaran, pakan ikan dijual dalam beragam bentuk dan ukuran. Namun secara umum, pakan ikan diproduksi dalam bentuk pakan kering, larutan, dan pakan basah (pasta). Pakan kering bisa berbentuk tepung (serbuk) atau pelet. Pakan yang berbentuk tepung biasanya diperuntukkan bagi benih-benih ikan yang berukuran cukup kecil. Sementara itu, pakan yang berbentuk pellet tersedia dalam berbagai ukuran, tergantung dari jenis ikan yang dipelihara. Pakan berukuran besar digunakan untuk jenis ikan yang berukuran besar pula.

Pakan kering banyak digunakan dan cukup akrab di kalangan pembudidaya ikan. Ini karena pakan kering memiliki masa simpan yang relative lebih lama dibanding pakan basah karena kandungan airnya yang rendah. Sementara itu, pakan yang berbentuk pasta, karena berkadar air tinggi, tidak dapat tahan lama jika disimpan dalam rentang waktu yang cukup lama.

Selanjutnya Baca di majalah Info Akuakultur

Incoming search terms:

  • jenis pelet ikan
  • jenis jenis pelet ikan
  • jenis2 pelet ikan
  • jenis pakan ikan
  • macam macam pelet ikan
  • jenis pelet
  • macam pelet ikan
  • jenis pelet pakan ikan
  • jenis jenis pelet
  • jenis pelet lkan

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose