Optimalkan Hasil, Terapkan SOP Pembesaran

Kunci sukses pembesaran bawal bintang dari BPBL Batam

Menurut Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam drh. Toha Tusihadi, prospek budidaya bawal bintang, baik itu kegiatan pembenihan maupun pembesarannya, ke depan relatif sangat besar. Hal ini selain didukung oleh penguasaan teknologinya juga didukung oleh pangsa pasar yang sangat besar, benih maupun ikan ukuran kosumsi.

Sebagai patokan saja, tambah Toha, kebutuhan benih siap tebar di keramba jaring apung (KJA) ukuran 4-5 cm saat ini mampu mencapai 10.000 ekor perbulan, serta kebutuhan ikan bawal bintang ukuran konsumsi untuk wilayah Batam dan sekitarnya mampu mencapai 2-3 ton perbulan, dan sering kali masih terjadi kekurangan stok bawal bintang ukuran konsumsi.

Angka ini tergolong relatif besar menurut ukuran kosumsi ikan laut, hal ini dikarenakan selain harga bawal bintang yang relatif terjangkau serta semakin banyak peminatnya. Hal ini didukung dengan semakin banyaknya pembudidaya di wilayah Batam dan sekitarnya yang membudidayakan bawal bintang.

Toha mengatakan,  bawal bintang dapat dijadikan sebagai salah satu komoditas unggulan untuk budidaya ikan laut di Indonesia dan diharapkan semakin banyak pembudidaya yang turut serta mengembangkan ikan bawal bintang.

“Saat ini saja, harga bawal bintang ukuran konsumsi mencapai Rp. 70.000/kg, sedangkan harga benih mencapai Rp. 700/ inch. Harga ini berdasarkan PP No.75 tahun 2015,” ungkap Toha.

Pemasaran bawal bintang ukuran kosumsi sementara ini hanya sebatas wilayah Batam saja, dikarenakan keterbatasan stok bawal bintang yang masih kurang bisa memenuhi kebutuhan di wilayah Batam. “Namun, untuk bawal bintang ukuran benih wilayah pemasarannya sudah mencapai hampir seluruh wilayah Indonesia dari Aceh hingga ke Ambon,” tambahnya.

Taat pada SOP

Untuk memudahkan kegiatan pembesaran ikan di KJA perlu adanya suatu petunjuk baku tentang pengoperasian proses kerja yang akan dilakukan oleh satu atau beberapa orang dalam satu unit kerja.

Adapun tujuan dari petunjuk baku ini, ungkap Pejabat Pengawas Muda  Saipul Bahri S.St.Pi, adalah untuk memastikan suatu proses kegiatan berjalan secara terkendali dan sistem pengendaliannya berjalan secara konsisten.

Kegiatan pembesaran bawal bintang di KJA BPBL Batam mengacu pada Standar Prosedur Operasional (SOP) yang sudah dibuat dan didiskusikan bersama. Berikut adalah SOP yang perlu diperhatikan dalam persiapan pembesaran.

Selanjutnya Baca Majalah Info Akuakultur

Incoming search terms:

  • sop pembesaran gurame
  • sop pembesaran ikan
  • standar op gurame

1 Comment on Optimalkan Hasil, Terapkan SOP Pembesaran

  1. Ikan bawal ada berapa macam min?

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose