Pacu Bobot Gurame Ala Juwari

Dengan mengatur pola makan, ternyata Juwari bisa meningkatkan bobot guramenya hingga 1% dari biasanya. Rahasianya?

Tak diragukan lagi bila budidaya ikan gurame membutuhkan waktu yang relatif lama. Setidaknya, untuk menghasilkan gurame konsumsi dengan ukuran 500 g per ekor atau sekilo isi 2 ekor membutuhkan waktu satu tahun. Tak heran, meskipun harga per kilogramnya cukup prospektif sebagai tambang uang, tak banyak yang menekuninya.

Ditemui di lokasi kolamnya di Desa Junjung, Tulungagung, Juwari (49 tahun) mengungkapkan bahwa tahun 2001, ia menggeluti usaha pembibitan gurame dan lele. Baru pada tahun 20016 dirinya memutuskan untuk menekuni pembesaran gurame.

Di awal, pria yang pernah mengikuti transmigrasi di Aceh ini memulai usaha pembesaran gurame dengan dua petak kolam, masing-masing berukuran 8 m x 8 m dan 10 m x 16 m. Ia menebari kedua kolam dengan total jumlah benih sebanyak 2.600 ekor.

Bukan tanpa aral. Selain menghadapi masalah soal kualitas air, Juwari sempat menemukan gangguan kesehatan pada guramenya yang bersumber dari pakan. “Badan gurame jadi pecah, seperti mbledos begitu, Mas,” kenang Juwari.

Sempat berganti merk pakan, tetapi masalah lain datang. Dari pakan yang ditawarkan pabrikan, hasil rendemennya kurang memuaskan.”Apalagi ditambah masalah kualitas air, yang seharusnya mulai panen pada umur 12 bulan, tapi panen saat itu bisa 13—14 bulan,” ungkap Sumari (54 tahun), kakak Juwari.

Mantab di usaha pembesaran gurame

Juwari memang tidak sendiri. Bersama dengan saudara lainnya, lima bersaudara ini terjun semua di usaha pembesaran gurame. Total jenderal, jumlah kolam yang dimiliki keluarga sebanyak 50 petak. Sementara Juwari sendiri, berawal dari dua petak, kini kolamnya sendiri ada 16 petak.

“Masing-masing petak diisi benih gurame seukuran silet sebanyak 2.500 ekor,” terang Sumari. Dari situ terlihat bahwa kebutuhan total benih gurame Juwari sebanyak 40.000 ekor. Sementara total kebutuhan bibit milik keluarga sebanyak 125.000 ekor.

Masih menurut Sumari, setiap 1.000 ekor gurame membutuhkan pakan pelet pabrik sebanyak 25 sak volume 30 kg. Artinya, dalam satu kali siklus budidaya membutuhkan pakan sebanyak 3.125 sak atau 93,75 ton pakan.

Dari Desa Junjung sendiri, keluarga Juwari bukan satu-satunya pembudidaya ikan gurame. Maklum, desa ini dianggap sebagai sentra gurame di Tulungagung. Sebagaimana pengakuan Agus (35 tahun), salah satu bakul gurame, ia mampu mengirim 1—2 rit gurame atau rata-rata 1,5 ton sehari. Gurame itu Agus distribusikan ke berbagai pasar luar Tulungagung seperti Jakarta, Surabaya, Malang, Semarang, dan Yogyakarta. Sementara itu, menurut pengakuan Agus, total gurame yang dikirim ke luar Tulungagung sebanyak 20 rit per hari alias 15 tom per hari.

Selanjutnya Baca di Majalah Info Akuakultur

Incoming search terms:

  • bobot gurame
  • pacu bobot gurame ala pak juwari
  • bakul gurami
  • hitung bobot ikan gurameh konsumsi
  • majalah info akuakultur kolam gurame juwari
  • juwari gurami
  • juwari Gurameh
  • cara hitung bobot gurame pelet
  • Bobot gurame bibitan
  • uang gurame

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose