Peluang Besar untuk Perikanan Indonesia

Spread the love

Pameran terbesar di bidang industri peternakan dan pakan ternak di Indonesia, Indo Livestock 2018 atau The 13th Indonesia’s No 1 International Livestock, Feed, Dairy and Fisheries Indistry Event resmi dibuka pada (4/7) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Indo Livestock merupakan pameran peternakan skala internasional yang diikuti sejumlah negara. Ketua Penyelenggara Indo Livestock 2018 Arya Seta Wiriadipoera mengatakan, ajang tahunan itu diikuti 550 peserta termasuk dari mancanegara.

Di antaranya, jelas Arya, Indonesia, Amerika, Inggris, Korea Selatan, Taiwan ,Thailand, Tiongkok dan Turki yang akan memperlihatkan pameran teknologi industri mereka.

Menurutnya, ada hal yang berbeda pada Indo Livestock 2018. Yakni keberadaan paviliun UMKM yang ditempati peserta hasil seleksi Kementerian Peternakan dan Pertanian.

Luas area yang digunakan untuk Indo Livestock 2018 mencapai 12.000 meter persegi, atau yang terluas sejak penyelenggaraan pertama pada 2002. Arya memprediksikan pameran dihadiri 15.800 pengunjung dari kalangan profesional baik dalam maupun luar negeri.

Dalam pameran itu juga diselenggarakan 22 seminar yang dilaksanakan oleh kementerian dan asosiasi terkait. Selain itu, ada 103 slot presentasi bagi pengunjung tanpa dipungut biaya.

Penyelenggara Indo Livestock 2018 juga mengadakan sosialisasi gizi dan menghadirkan platform digital investasi untuk para peternak yang bisa menjadi jembatan dalam memudahkan para peternak.

Direktur Produksi dan Usaha Kementerian Kelautan dan Perikanan, Umi Windriani ditemani Kasubdit Ikan dan Konsumsi Tajuddin Idris saat berkunjung ke stan Majalah Info Akuakultur

Pameran itu diharapkan dapat memberi peluang besar untuk menggambarkan perkembangan perikanan di kawasan Asia Pasifik serta kemungkinan pengembangan olah teknologi dan jasa perikanan di Indonesia.

Hadir pula instansi pemerintahan seperti Kementrian Kelautan dan Perikanan, perusahaan yang bergerak dibidang perikanan seperti Olmix, Fenanza, Zoetis, Kaliber, Kemin, Nutriad, Novindo, dan Asosiasi seperti GPMT serta masih banyak lainnya

Selanjutnya Baca di Majalah Info Akuakultur Edisi Juli 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *