Perhatikan Kandungan Gizi dalam Pakan

 

Sebelum membeli atau membuat pakan sendiri, perhatikan kandungan gizi di dalamnya agar ikan atau udang tumbuh maksimal.

Pada budidaya perikanan, pakan merupakan komponen penting yang memerlukan banyak biaya untuk pengadaanya. Pakan sangat berpengaruh langsung terhadap laju pertumbuhan ikan atau udang yang di budidayakan.

Namun saat ini keterbatasan pakan alami dan mahalnya pakan buatan pabrik membuat para pembudidaya harus memutar otak untuk membuat pakan sendiri. Memang dalam membuat pakan sendiri tidaklah mudah, harus tahu takaran formula atau kandungan gizi di dalamnya, ada baiknya pembudidaya yang memutuskan membuat pakan sendiri mengetahui bahan baku apa saja yang perlu diperhatikan.

Pakan buatan adalah pakan yang dibuat dengan formulasi tertentu berdasarkan pertimbangan pembuatannya. Pembuatan pakan sebaiknya didasarkan pertimbangan kebutuhan nutrien ikan atau udang, kualitas bahan baku, dan nilai ekonomis.

Disamping itu, pertimbangan lain adalah ketersediaan yang kontinuitas, sebab pakan alami tergantung pada faktor musim, sehingga tidak praktis dan tidak ekonomis, serta kemudahan penyimpanan dan distribusi.

Dengan pertimbangan yang baik, dapat dihasilkan pakan buatan yang disukai ikan atau udang, water stability yang baik atau tidak mudah hancur di dalam air, dan efisiensi pakan yang tinggi, pada akhirnya akan menghasilkan pertumbuhan yang optimal.

Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Hasanuddin Makasar, Dr. Ir. Siti Aslamyah, MP mengatakan, “pakan yang berkualitas tersusun dari bahan baku pakan (feedstuffs) yang bermutu”, ujarnya.

Aslamyah melanjutkan, setidaknya ada enam persyaratan yang sebaiknya dipenuhi dalam pemilihan bahan baku pakan, yaitu meliputi nilai gizi, digestibility (kecernaan) dan bioavailability (daya serap) ikan, tidak mengandung zat anti nutrisi dan zat racun, tersedia dalam jumlah banyak dan kontinu, sebaiknya bukan merupakan kebutuhan pokok manusia, dan harga relatif murah.

Perlu diketahui, menurut Perekayasa Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Dr. Ir. Akhmad Fairus, M.Sc, selama ini banyak orang terperangkap dengan paradigma lama, bahwa untuk menumbuhkan ikan berpegang kepada protein, semakin tinggi protein semakin cepat pertumbuhannya.

“Sumber energi yang potensial adalah lemak dan karbohidrat, secara ekonomis yang paling murah adalah karbohidrat”, ujar Fairus.

Selanjutnya Baca di Majalah Info Akuakultur

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose