Perkumpulan Pembenih Ikan Laut (PERPILA)

Perkumpulan Pembenih Ikan Laut (PERPILA) merupakan sebuah organisasi yang didirikan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, untuk mendorong  kelompok-kelompok usaha pembenihan ikan dan udang dalam satu kawasan yang tersentralistik.

PERPILA resmi berdiri pada 10 Oktober 2015, Sekretariat PEPRILA Kabupaten Situbondo berada di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo yang merupakan sentra pembenihan ikan dan udang.

Didirikannya PERPILA juga merupakan strategi pengembangan pembenihan ikan dan udang dengan membentuk sentra produksi benih ikan dan udang.  Hal ini untuk mengatasi berbagai kendala pasokan sumber benih/naupli, proses produksi dan pemasaran.

Fungsi lain PERPILA sebagai lembaga pemberdayaan usaha yang menghimpun seluruh kelompok pembenihan ikan, baik itu pembenihan payau maupun laut.

Pengurus dan Anggota PERPILA terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari PNS, pengusaha kelas menengah ke atas hingga pengusaha kelas menengah ke bawah.

Para anggota kelompok ini berharap dengan adanya Perkumpulan ini akan dapat memiliki posisi tawar yang lebih baik, dibanding berusaha sendiri-sendiri tanpa dinaungi oleh suatu kelembagaan yang dapat memperjuangkan kepentingan para pembudidaya ikan.

Melalui Perkumpulan ini mereka juga ingin menggantungkan kelangsungan usahanya dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat, mengingat rata-rata produk perikanan yang diproduksi sebagian besar merupakan produk ekspor.  Oleh karenanya perlu adanya suatu lembaga yang dapat menyuarakan kepentingan mereka dalam merebut pangsa pasar.

Tujuan didirikannya PERPILA yakni membantu anggota dalam hal :

  1. Kemudahan memperoleh sarana produksi perikanan
  2. Kemudahan memperoleh akses permodalan baik langsung melalui kelompok maupun memfasilitasi melalui perbankan.
  3. Kemudahan memperoleh informasi teknologi dan pemasaran.
  4. Memfasilitasi terbangunnya jejaring pemasaran.
  5. Penguatan kelembagaan Pokdakan dalam menghadapi persaingan usaha.

 

Saat ini PERPILA menjalin kemitraan dengan Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo dalam pengadaan telur ikan kerapu, naupli udang, pakan, serta paket teknologi.

PERPILA juga menjalin kerja sama dengan pihak Perbankan yang berada di wilayah kabupaten Situbondo, untuk fasilitasi Akses Permodalan via jalur Perbankan.

Adapun kegiatan rutin yang dilakukan PERPILA yakni :

  • Melakukan pertemuan rutin setiap 1 bulan sekali untuk membahas perkembangan masing-masing usaha.
  • Melakukan pemantauan hama dan penyakit ikan.
  • Melakukan pemantauan harga produksi perikanan.
  • Melakukan koordinasi dengan BPBAP Situbondo dan UPBL Situbondo.
  • Melakukan Training bagi pelaku usaha perikanan (Karyawan Pembenihan).

 

Dengan adanya kelembagaan PERPILA ini usaha Pembenihan ikan dan udang di Kabupaten Situbondo berkembang pesat. Dengan demikian maka dapat menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar lokasi usaha.

Rata-rata pelaku usaha mengambil tenaga kerja dari masyarakat sekitar lokasi usaha, kegiatan sosial budaya lainya yaitu dengan melakukan pemberian bantuan dana dalam kegiatan desa tahunan yaitu kegiatan PETIK LAUT.

Saat ini terdapat 2 desa yang telah ditetapkan dalam RT-RW Kabupaten Situbondo sebagai sentra pembenihan kerapu yaitu desa Bletok dan Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan.

Melalui upaya pembentukan kelompok usaha yang tersentralistik ini diharapkan mampu meningkatkan produktifitas usaha, mutu hasil produksi, pendapatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta penyediaan lapangan kerja didaerah sentra-sentra pembenihan ikan dan udang.

Struktur Organisasi

– Ketua                                                 : Ir. Soesyanto Arbono

– Wakil Ketua                                       : Suparno

– Sekretaris                                          : Aditya Utama, S.Si

– Bendahara                                         :Ridho Bagus Pamuji, S.Pi

– Bidang Pembenihan Ikan                    : Vadim Ahsany Taqwim, S.Pi

– Bidang Pembenihan Udang                 : Sueb

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose