Pertama di Indonesia Ekspor Perdana Keramba Jaring Apung Offshore Submersible AquaTec ke Negeri Tirai Bambu

Pengguntingan pita oleh bapak Budi Prawira Sunadim

Keramba jaring apung offshore submersible buatan anak bangsa berhasil menembus pasar China untuk menghadapi taifun di bulan Juli.

Pemecahan kendi agar sukses kedepannya

Pemecahan kendi agar sukses kedepannya

 

Dalam upayanya mengembangkan teknologi budidaya ikan di laut lepas, AquaTec tak henti-hentinya berinovasi. Perusahaan produsen peralatan kelautan dan perikanan terbesar di Indonesia itu kini telah berhasil menciptakan keramba jaring apung offshore submersible. Keramba jaring apung offshore submersible adalah keramba yang dapat ditenggelamkan sebelum badai datang dan dapat diapungkan kembali ketika cuaca sudah membaik. Oleh karena keramba ditenggelamkan di kedalaman 10-15 meter dari permukaan air, keramba jaring apung offshore submersible dapat bertahan di cuaca dengan ombak setinggi 11 meter. Selain itu, penenggelaman keramba juga dapat dilakukan untuk menghindari plankton booming dan pencurian. Keramba jaring apung offshore submersible merupakan solusi yang paling tepat dalam menghadapi tantangan-tantangan budidaya ikan di laut lepas dalam kondisi cuaca apapun, dan inovasi buatan anak bangsa dari AquaTec kini telah menembus pasar ekspor ke China.

 

Pertama dan Satu-satunya di Asia Tenggara

Pengemasan Barang ke Container

Pengemasan Barang ke Container

Selama ini, negara yang mampu memproduksi keramba jaring apung submersible hanyalah beberapa negara di Eropa. Kini dengan AquaTec, Indonesia menjadi negara pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara yang mampu memproduksi keramba dengan teknologi ini. Berbeda dengan produk keramba jaring apung submersible dari Eropa yang masih bergantung pada ketinggian permukaan air laut, kedalaman penenggelaman keramba jaring apung offshore submersible  AquaTec  berpatokan pada dasar laut, sehingga sangat akurat dalam proses penenggelaman maupun pengapungan kembali keramba, dan tidak bergantung pada ketinggian permukaan air laut yang selalu berubah karena pasang surut dan ombak.

Beberapa keunggulan keramba jaring apung offshore submersible AquaTec jika dibanding produk keramba jaring apung submersible dari Eropa adalah :

Keramba jaring apung offshore submersible Aquatec

Keramba jaring apung offshore submersible Aquatec

  1. Keramba jaring apung submersible paling simple di dunia
  2. Proses penenggelaman keramba hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit dan dapat ditinggalkan, sedangkan proses pengapungan kembali keramba hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit, menjadikan keramba jaring apung offshore submersible Aquatec sebagai yang tercepat di dunia untuk proses penenggelaman dan pengapungan. Terlebih, proses penenggelaman keramba tidak membutuhkan penyelam. Ketika ditenggelamkan, bentuk net keramba tetap bisa dipertahankan.
  3. Keramba jaring apung submersible paling murah di dunia ( <$ 100.000/unit)
  4. Satu satunya Keramba jaring apung submersible yang bisa dirakit langsung oleh pembudidaya (User Do It Yourself)

    Pemberangkatan Container

    Pemberangkatan Container

Keramba jaring apung offshore submersible AquaTec telah sukses diuji sebanyak 4 kali yaitu di Lampung dan di Bali dengan hasil yang memuaskan. Alhasil, investor pertama yang membeli keramba jaring apung ini adalah investor dari luar negeri, yaitu dari investor swasta dari China. Teknologi keramba ini sangat dibutuhkan di China dikarenakan kondisi cuaca laut di China yang sering terkena taifun dengan ombak setinggi 11 meter.

 

Kualitas Lebih Tinggi dari Eropa, Ekspor Perdana Ke China

Ekspor perdana keramba jaring apung offshore submersible AquaTec dilakukan pada tanggal 17 Juni 2017. Nantinya keramba ini akan dipasang di Provinsi Hainan-China, dan akan langsung menghadapi taifun di bulan Juli mendatang. Saat ini China membutuhkan banyak keramba jaring apung offshore seperti ini.

Direktur Utama PT. Gani Arta Dwitunggal menjelaskan, dirinya sangat bangga bisa menciptakan keramba jaring apung offshore submersible dan langsung mengekspor ke negara China. Harapan beliau adalah supaya keramba jaring apung offshore submersible AquaTec juga dipakai secara luas di Indonesia yang memiliki wilayah laut 70% dari total wilayah negara. Sebab Indonesia memiliki potensi budidaya ikan laut lepas yang besar, dan produk dalam negeri karya anak bangsa sanggup untuk menyediakannya. Budiprawira yakin bahwa produknya memiliki teknologi dan kualitas yang lebih tinggi dari Eropa, dengan harga yang jauh lebih ekonomis.

“Saya berharap pemerintah mau mendukung kemajuan teknologi buatan kami untuk memanfaatkan potensi laut lepas Indonesia. Di sini AquaTec memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dari workshop, mesin pipa, mesin injection kapasitas 2000 ton, mesin ecowood, dan mesin pembuat jaring tanpa simpul (knotless) standar Jepang. AquaTec mampu menghasilkan teknologi kelautan dan perikanan modern yang bisa dibanggakan oleh Indonesia di kancah internasional. Apalagi jika didukung oleh negara, niscaya industri kelautan dan perikanan Indonesia akan mendominasi dunia.” ujarnya.

 

Video keramba jaring apung offshore submersible AquaTec dapat dilihat di www.youtube.com/c/aquatecindonesia dengan judul video “Offshore Submersible Cage Aquatec”

Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.aquatec.co.id/keramba-jaring-apung-submersible

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose