Ragam Peralatan Pemijahan Ikan Air Tawar

Seiring meningkatnya usaha budidaya ikan air tawar, permintaan terhadap benih ikan pun semakin tinggi. Pasalnya, pasokan benih bagi para pembudidaya adalah salah satu factor yang menentukan keberhasilan bisnis mereka.

Dengan semakin berkembangnya usaha pembenihan ikan air tawar, ragam peralatan pendukungnya pun semakin berkembang dan maju. Dahulu, peralatan terbilang sederhana, terbuat dari bahan-bahan alami, seperti bambu, kayu, dan lain-lain. Namun, sekarang, peralatan tersebut berkembang seiring dengan perkembangan teknologi.

Usaha pemijahan ikan, mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Sebagai contoh, pemijahan saat ini tidak hanya dilakukan secara alami, tetapi juga dapat dilakukan dengan semi-buatan hingga buatan dengan bantuan penyuntikan hormon dan lain-lain.

Peralatan penunjang pun tidak kalah maju, jika dahulu hanya mengandalkan kondisi alam, saat ini kondisi lingkungan bisa dikendalikan dengan penggunaan aerator, alat pemanas/pengatur suhu, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini dijelaskan berbagai alat yang menunjang kegiatan pemijahan ikan air tawar.

Bak/kolam induk

Kolam induk berfungsi untuk memelihara indukan ikan sebelum proses pemijahan. Ukuran kolam induk sebaiknya tidak terlalu luas, sehingga memudahkan kegiatan pemantauan. Kolam induk ini harus dilengkapi dengan saluran pemasukan dan pengeluaran air.

Hal ini untuk memudahkan proses pergantian air dan pengurasan kolam yang dilakukan ketika sudah kotor, kolam indukan terdiri dari dua petak, untuk jantan dan betina. Pada kolam mini, induk jantan ditempatkan terpisah dengan induk betina. Konstruksi kolam tidak harus luas, akan tetapi, kolam harus dalam, sekitar 100 – 140 cm. Pada kolam ini, padat tebar indukan sekitar 3 – 5 ekor/m2

Bak/kolam pemijahan

Kolam pemijahan berfungsi sebagai tempat pembuahan induk betina oleh induk jantan. Dasar kolam dibuat miring dengan sudut 2 – 5 derajat dan dilengkapi dengan kemalir. Kemalir merupakan kubangan yang digunakan induk ikan untuk proses pemijahan.

Dalamnya dapat mencapai 20 – 30 cm dari ketinggian permukaan dasar kolam. Dinding dan dasar bak atau kolam pemijahan sebaiknya dibuat dari semen. Tujuannya agar air tidak mudah keruh dan kotor. Di samping itu, hal ini juga sangat membantu dalam proses pembersihan kolam.

Selanjutnya Baca di Majalah Info Auakultur

Incoming search terms:

  • peralatan budidaya ikan air tawar
  • alat pembenihan ikan
  • peralatan pemijahan ikan
  • alat pemijahan ikan
  • peralatan yang digunakan dalam pembenihan ikan
  • alat dan bahan pemijahan ikan
  • peralatan budidaya ikan
  • alat dan bahan untuk pemijahan ikan
  • peralatan pembenihan ikan
  • alat pemijahan

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose