Tips Pilih Pompa Air untuk Kolam dan Tambak

 

Kebutuhan pompa air tidak dapat dihindari dalam budidaya ikan maupun udang intensif. Terlebih dalam budidaya ikan dan udang, di mana letak sumber lebih rendah dari ketinggian kolam atau tambak. Keberadaan pompa air hampir merupakan sebuah keharusan.

Pasokan air untuk tambak kerap menjadi kendala bagi banyak petambak udang dan pembudidaya ikan. Penurunan kualitas air serta keterbatasan pasokan air dan sirkulasi air, baik dalam pembuangan maupun pemasukan air, merupakan sekian dari banyak kendala yang mereka hadapi. Padahal, air merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam keberhasilan budidaya udang.

Menurut Senior Marketing Executive PT Sun Perkasa Indonesia, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang peralatan tambak, Yuriana, S.E, kendala awal yang dihadapi petambak biasanya posisi tambak yang jauh dari laut. Hal ini diperparah dengan buruknya kualitas air seperti banyaknya lumpur dan limbah dalam air tersebut. Padahal, kualitas air yang baik sangat menentukan kualitas hasil panen yang diperoleh petambak.

#Foto1. Yuriana, S.E., Senior Marketing Executive PT. Sun Perkasa Indonesia

Kendala lain yang sering dihadapi para pembudidaya udang di tambak yaitu pasokan tenaga listrik yang belum sesuai dengan kebutuhan. Tidak jarang, kawasan tambak merupakan daerah terpencil sehingga belum dialiri pasokan listrik PLN. Dalam penyediaan air tambak, para petambak pemula masih belum paham betul cara menentukan spesifikasi pompa yang cocok. Di samping itu, pengetahuan mereka pun masih terbatas dalam menentukan cara yang efisien untuk pengairan tambaknya.

Pompa, pemasok kebutuhan air tambak dan kolam

Pada prinsipnya, pompa air berfungsi untuk mengisap air dari permukaan yang lebih rendah menuju tempat yang lebih tinggi. Umumnya, saat ini pompa air menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi. Terdapat dua aspek penting dalam kinerja pompa air, yaitu daya isap dan daya dorong. Daya isap berkaitan dengan seberapa besar kekuatan pompa dalam mengisap air yang berada di bawahnya. Sementara itu, istilah daya dorong adalah ketinggian maksimum yang dapat dicapai oleh air akibat tenaga dorong dari pompa.

Oleh karena itu, dalam memilih pompa, hal yang perlu diperhatikan adalah kedalaman air yang akan diisap dan berapa tinggi posisi air tersebut dialirkan. Kedalaman air merujuk pada jarak antara posisi pompa dengan permukaan air yang akan diisap. Sementara itu, ketinggian air berarti jarak antara posisi pompa dengan ketinggian tempat air tersebut akan dialirkan.

Kisaran biaya untuk penyediaan air tambak tersebut biasanya tergantung dari seberapa luas tambak yang akan diairi. Di samping itu, banyaknya penggunaan pompa dan seberapa besar daya pompa yang digunakan untuk mengairi tambak tersebut turut menentukan biaya penyediaan air.

Incoming search terms:

  • pompa air tambak udang
  • peralatan tambak udang vaname
  • pompa air tambak
  • pompa air kolam lele
  • cara memilih pompa kolam ikan
  • pompa air kolam tambak
  • pompa air untuk kolam ikan lele
  • mesin penyedot air tambak
  • pompa air untuk kolam lele
  • sirkulasi air tambak udang

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose