Usaha Diversifikasi pada Budidaya Kerapu dan Bubara

Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon kembangkan usaha diversifikasi komoditas pada ikan kerapu dan bubara, untuk mengefektikan waktu pemeliharaan dan mengefisienkan modal.

 

Usaha perikanan budidaya laut saat ini, yang telah berkembang cukup pesat adalah jenis ikan kerapu seperti kerapu macandankerapu cantang. kerapu semakin digalakkan sejalan dengan bertambahnya permintaan, baik untuk memenuhi dalam negeriseperti hotel-hotel dan restoran bertaraf internasional, maupun sebagai komoditas eksport dalam bentuk hidup.

 

Budidaya ikan kerapu membutuhkan lama pemeliharaan yang berbeda-beda tergantung jenis kerapu yang dibudidayakan, seperti jenis ikan kerapu bebek dan kerapu sunumemiliki waktu pemeliharaan yang cukup lama rata rata bisa mencapai 18 – 24 bulan.

 

Adapun jenis ikan kerapu yang lama pemeliharaannya lebih singkat seperti kerapu macan dengan lama pemeliharaan rata-rata 10 – 15 bulan. Beserta Ikan kerapu cantangyang memiliki pertumbuhan lebih cepat dimana sudah mencapai ukuran konsumsi dalam waktu 8 – 10 bulan. Komoditas lokal yang cukup potensi dikembangkan seperti ikan Bubara/Kuwe, walaupun lama pemeliharaan antara 4 – 6 bulan, namun ikan ini cukup laku dipasaran.

 

Pengawas Perikanan Muda Bidang Pembudidayaan Ikan BPBL Ambon,Umar Rifai, mengatakan, “ikan bubara memiliki beberapa keunggulan diantaranya tingkat pertumbuhan cepat, toleransi tinggi terhadap perubahan lingkungan, mudah mendapat bibit dari alam, teknik budidaya dan perawatan sederhana  serta tahan terhadap penyakit”, ujarnya.

 

Kasie Pengujian dan Dukungan Teknis BPBL Ambon, Doortje A. Horhoruw, menjelaskan bahwa salah satu metode budidaya yang dapat dikembangkan adalah Sistem diversifikasi komoditas. Kegiatan ini mengembangan budidaya lebih satu komoditas secara bersama dalam satu unit usaha keramba jaring apung.

 

“Sistem tersebut memberikan perputaran ekonomi yang cepat dan pendapatan pembudidaya bisa meningkat dimana sambil menunggu pemeliharaan ikan kerapu (macan dan cantang) yang mencapai 8-15 bulan, pembudidaya sudah dapat panen ikan bubara mulai bulan keempat dan bulan-bulan berikutnya”, tambah Umar.

 

Doortje, menjelaskan sistem diversifikasi ini BPBL Ambon mempercontohkan di Kabupaten Seram Bagian Barat.Pembesaranikankerapucantang, ikankerapumacandanikanbubaradilakukan di KJA ukuran 3x3m2 dengan jaring ukuran  3x3x3m3 dengan padat penebaran adalah 300-500 ekor /jaring.

 

Penebaran kerapu macan sebanyak 5000 ekor ukuran 10 cm dan ikan bubara sebanyak 10.000 ekor ukuran 10,5 cm dan ikan kerapu cantang sebanyak 5000 ekor ukuran 9 cm. Kegiatan pemberian pakandilakukan  sehari dua kali yaitu pagi dan sore hari dengan ad-libitum rasio 5- 10% dari berat tubuh ikan per hari. Pakan  ditambahkan vitamin dengan dosis 3 gr/kg pakan yang dicampurkan dalam pakan rucah dengan frekuensi seminggu 2 kali.

Incoming search terms:

  • ikan bubara
  • budidaya ikan bubara
  • lama panen ikan bobara keramba ikan bubara
  • budidaya ikan bubara di keramba apung likupang
  • tips perawatan kerapu
  • cara membuat karamba ikan bubara
  • vitamin C alami buat ikan bubara
  • budidaya kerapu dalam kolam
  • budidaya ikan kerapu di kolam
  • Budidaya ikan bebara

Leave a comment

Your email address will not be published.

*



Artikel menarikclose