Genjot Produksi Udang di Lampung

Lampung memiliki areal yang luas  dengan panjang pantai 1.050 km, baik di pesisir timur, pesisir selatan, maupun pesisir barat yang dapat dijadikan lokasi budidaya udang.  Produksi udang vaname tahun 2021 sebesar 30.218 ton dan udang windu 4.218 to, total 34.436 ton.  Target tahun 2022 sebesar 39.602 ton (sumber :DKP Lampung).

Beberapa petambak masih membudidayakan udang windu dengan sistem tradisional. Sementara untuk pesisir di Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus dan Pesisir Barat budidaya udang dilakukan secara intensif. Kualitas perairan dan produksi udang di Pesisir Barat dan Selatan Lampung masih lebih tinggi dibanding Pesisir Timur Lampung.

Beberapa tempat telah mengalami penurunan kualitas air dan daya dukung lingkungan seperti Kab. Tulang Bawang dan Lampung Timur sehingga perlu usaha yang serius untuk menanggulangi masalah tersebut. Sementara untuk Pesisir Selatan dan barat masih relatif baik kondisinya.

Menurut Dosen Pascasarjana Universitas Lampung, Supono, strategi dalam mencapai target produksi dengan meningkatkan jumlah teknisi melalui perekrutan dan pelatihan. Kemudian menyelenggaraan seminar yang berkaitan dengan kondisi budidaya dan teknologi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produksi udang.

“Lanjutnya, merevitalisasi tambak eks Dipasena dan Bratasena, serta berkolaborasi praktisi dan akademisi untuk mencari solusi permasalahan budidaya udang,”pungkas Supono. (Resti/Adit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.