Budidaya Ikan Nila di Lahan Sempit

Budidaya Ikan Nila di Lahan Sempit
Kodim 0710/Pekalongan memanfaatkan lahan pekarangan di makodim setempat yang sempit untuk budidaya ikan nila dengan sistem bioflok. (Dok. Radar Pekalongan)

Budidaya ikan nila bioflok. Guna menambah kenyamanan dan memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit, Kodim 0710/Pekalongan membuat terobosan dengan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok.

Seperti yang dilansir Radar Pekalongan, budidaya ikan tawar jenis nila yang dikembangkan oleh Kodim 0710/Pekalongan tersebut terletak di depan lapangan apel yang mana lahannya terhimpit antara bangunan kantor dan Mushola At-Taqwa.

Dikatakan Serka Suyadi anggota Kapok Tuud Kodim 0710/Pekalongan yang kesehariannya merawat ikan tersebut, pemanfaatan lahan sempit dengan budidaya ikan nila dimaksudkan selain untuk menambah kenyamanan lingkungan juga mempunyai nilai ekonomis dalam mencukupi kebutuhan keluarga.

“Budidaya ikan nila ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang sempit di makodim ini, selain itu, nanti hasilnya juga bisa dinikmati oleh anggota Kodim dan juga bisa dijual untuk menambah penghasilan,” ujarnya, di sela-sela kegiatannya memberi makan ikan-ikan tersebut, kemarin.

Ditambahkan Suyadi, saat ini budidaya ikan yang dikelolanya berjumlah sekitar 1.000 ekor dengan empat media bioflok yang dibuat. “Ada sekitar seribu ekor ikan yang kita tebar dengan empat media bioflok yang masing-masing kita isi dengan 250 ekor benih ikan,” imbuhnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.