AgResults bersama Yayasan WWF Indonesia Meluncurkan Indonesia Aquaculture Challenge Project 2021-2025

Webinar daring yang bertema “Mendukung Inovasi Teknologi dan Sertifikasi untuk Meningkatkan Produktivitas Pembudidaya Skala Kecil” digelar sebagai pembuka dimulainya inisiatif AgResults Indonesia Aquaculture Challenge Project.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Gemi Triastuti, S.Pi, M.P, Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dilanjutkan oleh Dr. Dicky P Simorangkir sebagai CEO Yayasan WWF Indonesia, serta Justin Kosoris, perwakilan dari Sektretariat AgResults Project.

Hadir sebagai pemateri antara lain Ir. Coco Kokarkin, M.Sc dari perwakilan akuakulturis, Ir. Arief Arianto, M.Sc, Agr dari Pusat Teknologi Agroindustri, dan Drh. Novia Priyana dari Technical Advisor Nasional – UNIDO. Berperan sebagai moderator adalah Jay Fajar, redaktur dari Mongabay Indonesia.

Dalam webinar ini, para narasumber membahas tantangan pembudidaya skala kecil di Indonesia, peran teknologi dalam mendukung produktivitas perikanan budidaya, dan pentingnya sertifikasi INDOGAP untuk hatchery.

“Budidaya ikan dan udang di Indonesia didominasi oleh pembudidaya skala kecil, tingkat permintaan yang kian meningkat menjadi peluang sekaligus tantangan bagi mereka. Sudah waktunya para pembudidaya skala kecil mulai menerapkan alat bantu dengan teknologi yang dapat memudahkan pekerjaan sekaligus meningkatkan jumlah produksi budidayanya. Penggunaan alat dapat meningkatkan kepastian produksi sebagai syarat masuk ke sistem industri masa kini” ujar Coco Kokarkin.

Oleh karenanya, kehadiran AgResults Indonesia Aquaculture Challenge Project, bertujuan untuk mendorong perubahan pada pengelolaan pembudidaya skala kecil. Pemilik teknologi yang menjadi peserta kompetisi di proyek ini didorong untuk berinovasi dan dapat melayani kelompok usaha pembudidaya skala kecil dalam menerapkan teknologi untuk meningkatan produktivitas dalam budidaya.

Gemi Triastutik menjelaskan “Kegiatan AgResults di Indonesia Aquaculture Challenge Project dalam mendukung para pembudidaya skala kecil di Indonesia sejalan dengan tujuan program pemerintah dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat perikanan budidaya. Penggunaan teknologi dapat membantu meningkatkan produktivitas dan efektifitas kegiatan budidaya.”

“Hal ini juga perlu didukung dengan ketersediaan benih ikan dan udang yang memenuhi standar produk perikanan budidaya nasional. Dengan adanya sistem kompetisi ini, saya berharap makin banyak penyedia teknologi yang dapat menyediakan pilihan aerator maupun auto-feeder yang berkualitas dengan harga yang terjangkau bagi pembudidaya skala kecil”. tutup Gemi

Peserta kompetisi AgResults di Indonesa Aquaculture Challenge Project juga diharapkan dapat mengedepankan kesetaraan gender selama kompetisi dengan melibatkan perempuan dalam setiap prosesnya. Secara resmi pendaftaran bagi calon peserta AgResults Indonesia Aquaculture Challenge Project akan dibuka pada 4 Januari 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.