Siap Berperan di Sektor Budidaya Udang Indonesia

Di sela-sela rapat yang digelar selama dua hari, 27-28 Maret 2019 di Hotel Santika BSD City, Himpunan Perekayasa Indonesia (Himperindo) memanfaatkan waktu untuk diskusi majalah Info Akuakultur guna membahas kerjasama terkait banyak informasi yang belum terinformasikan kepada masyarakat budidaya perikanan mengenai teknologi perikanan budidaya terkini. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MOU majalah Info Akuakultur dengan Himperindo pada saat seminar nasional Outlook Penyakit Ikan dan Udang akhir tahun 2018 lalu.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Himperindo Prof I Nyoman Jujur dan para pengurus Himperindo yang merupakan pakar dari berbagai instansi, antara lain Prof Dr Ir Suhendar I Sachoemar (Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan BPPT), Dr. Andi Eka Sakya (Presiden WMO RA V), Ir. Maskur MSi (mantan Direktur Kesehatan Ikan dan Lingkungan KKP, sekaligus Ketua
Indonesian Network on Fish Health Management /INFHEM) dan lain-lain.

Artikel Populer:  KKP Kembangkan Artemia Untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Menurut Ketua Himperindo I Nyoman Jujur, kerja sama ini diharapkan bisa terjalin solid karena banyak informasi dari anggota Himperindo yang juga merupakan perekayasa dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) belum banyak terpublikasikan. “Dengan adanya kerja sama dengan majalah Info Akuakultur diharapkan informasi dari hasil-hasil temuan teknologi yang aplikatif dapat diterima oleh seluruh stakeholder perikanan budidaya,” tambah Nyoman.

Diskusi berlangsung hangat dan santai , tidak hanya membahas soal publikasi informasi teknologi perikanan budidaya saja, namun juga ide lainnya antara lain rencana diadakannya seminar tematik serta seminar udang skala nasional.

Di mana seminar tersebut nantinya akan mengangkat isu-isu perudangan Indonesia baik soal teknologi buddidaya, penyakit terkini, hingga persoalan kesehatan dan lingkungan.

Pemimpin Redaksi majalah Info Akuakultur Bambang Suharno menilai pertemuan dan diskusi ini sangat positif, sebab akan melahirkan kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat dalam hal informasi seputar budidaya perikanan khususnya udang. Ia menambahkan, dalam penerbitan Info Akuakultur yang akan datang porsi artikel seputar teknologi dan bisnis udang akan lebih dominan sesuai dengan permintaan market.

Artikel Populer:  Minapoli Selenggarakan Digifish 2018

“Majalah Info Akuakultur sebagai media yang posisinya berada di tengah, siap menjembatani informasi dan komunikasi dari stakeholder perikanan budidaya serta tentunya akan mendukung terselenggaranya setiap acara kegiatan,”. pungkas Bambang.

Similar Posts:

Artikel Populer:  Peluang Besar untuk Perikanan Indonesia
Artikel Sedang Trending
Kurangi cost produksi budidaya udang vaname dengan sistem  Synbiotics Shrimp Club Indonesia (SCI) Lombok &
Para pembicara dan moderator, dari kiri ke kanan: Andi Eka Satya, Yusuf S. Djajadihardja, Albertus
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar Rapat Koordinasi perkembangan Regulasi Pakan dan Obat Ikan pada
Budidaya ikan erat kaitannya dengan memacu pertumbuhan ikan mencapai ukuran atau berat yang diharapkan. Semakin
  Penandatanganan MoU Majalah Info Akuakultur dan Himpunan Perekayasa Indonesia Diawali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.