Bali Rebound 2022 Petambak Muda Indonesia

Bali Rebound 2022 Petambak Muda Indonesia

Petambak Muda Indonesia (PMI) kembali menggelar acara Bali Rebound, di hotel Indigo Seminyak-Bali pada 28 sampai 30 Juni 2022. Pada acara PMI Bali Rebound 2022 ini bertujuan untuk mengajak kawan-kawan bertemu setelah sekian lama tidak bertemu karena pandemi.

Acara tersebut dihadiri anggota PMI, dan stakeholder di industri udang, tercatat sekitar 126 orang. Turut hadir pula, Tebe Haeru Rahayu, selaku Direktur Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam kesempatan tersebut Tebe menyampaikan, bahwa sektor budidaya merupakan raksasa tertidur yang entah kapan terbagunnya. “Saya yakin melalui PMI ini merupakan salah satu pemantik bangunnya raksasa tersebut” ujarnya.

Selain itu, Tebe mengajak seluruh anggota PMI dan stakeholder lainnya agar bisa bersinergi dengan KKP dalam pengembangan serta pencapaian target produksi udang 2 juta ton pada tahun 2024 nanti. “Karena tanpa petambak, asosiasi, dan peran serta pelaku industri ini sulit rasanya mencapai target tersebut,” ungkap Tebe.

Rizki Darmawan selaku ketua PMI menyampaikan. PMI akan bersinergi serta terus berkomunikasi dalam usaha pencapaian target tersebut, sehingga budidaya yang dijalankan dapat berkelanjutan. Para petambak terus membuka pasar dan mengembangkannya lebih luas. Serta meningkatkan kuantiti serta menjaga kualitas produksi yang dihasilkan.

Sejarah PMI
PMI awalnya terbentuk pada 3 Oktober tahun 2015 di Surabaya. Pada saat itu di satu acara anak-anak muda bertemu dan berdiskusi. Dari situ mereka sadar bahwa banyak hal yang harus di pelajari dalam pertambakan udang, sehingga akhirnya membuat grup agar bisa lebih mudah berbagi informasi.

“Dari situ anggota grup terus bertumbuh, setiap tahun kita berkumpul mengadakan acara, mengundang pembicara agar bisa belajar bersama,” ujar Rizky Darmawan, selaku ketua PMI.

Sejalan dengan yang diungkapkan oleh Reynard Suharja Sekjen PMI, “PMI juga memberikan edukasi serta berita terkini tentang budidaya udang dan juga mempersatukan para Petambak Muda Indonesia, dengan meberikan arahan budidaya yang baik dan benar.”

Target utama dari PMI adalah membangun solidaritas pada generasi muda di industri ini, berbagi informasi dan belajar ilmu-ilmu terupdate di dunia pertambakan, menuntun generasi muda untuk berbudidaya udang berbasis ilmiah dan berkelanjutan. Serta tidak lupa merancang dan membuat SOP yang baik dan benar sehingga mampu melindungi lautan di Indonesia dari kegiatan budidaya yang tidak benar.

Lebih jauh Rizky pun menuturkan bahwa PMI dalam jangka pendek ingin terus belajar agar budidaya udang bisa lebih stabil dan berkembang di tengah maraknya penyakit. “Sementara untuk jangka panjangnya kami ingin agar produksi udang Indonesia dilihat sebagai value di mata importer sebagai komoditas yang berkualitas dan istimewa.”

PMI juga memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah, dengan sharing kondisi terkini dan selalu menjalin komunikasi. Serta banyak juga rekan-rekan dari pihak akademisi ataupun swasta yang mendukung PMI baik dari sponsorship atau berbagi ilmu. Serta bekerja sama dengan para supplier-supplier pakan dan probiotik memberikan edukasi dan membawa pembicara-pembicara yang professional di setiap seminar yang akan diadakan.(vira/resti)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.