Bobby Indra Gunawan Maju Bersama 5 M

Bobby Indra Gunawan Maju Bersama 5 M

Seminar & Musyawarah Daerah Shrimp Club Indonesia Jawa Barat-Banten

Seminar dan Musyawarah Daerah (Musda) Shrimp Club Jawa Barat Banten sukses digelar pada 15 Agustus 2022 di Holiday Inn Bandung Jawa Barat. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, TB Haeru Rahayu. Tebe hadir secara langsung dan memberikan arahan melalui sambungan aplikasi online. Ikut hadir dan memberikan sambutan pada acara itu Iwan Sutanto – Ketua Umum Shrimp Club Indonesia.

Acara ini diikuti sekitar 200 orang peserta yang terdiri dari petambak Jabar Banten dan para pelaku industri pendukung perudangan (pakan, obat, alat, teknologi, dan sebaginya). Peserta seminar sangat antusias dan memberi respon yang positif, berharap kegiatan seminar dan diskusi seperti ini agar lebih sering dilakukan. Bersama itu, ada stan pameran mini yang menghadirkan 10 booth.

Secara aklamasi Bobby Indra Gunawan terpilih menjadi Ketua SC Jabar Banten periode 2022 – 2027. Dalam sambutannya Bobby menyampaikan visi dan misinya yaitu maju bersama dengan 5 M.

Pertama, merajut kebersamaan dan solidaritas petambak. Kedua, membangun sinergitas dengan pemerintah sebagai pemangku kebijakan antar asosiasi, kemudian seluruh pemangku kepentingan budidaya terkait. Ketiga, meningkatkan produksi melalui keilmuan atau teknologi, melalui sains kita bisa meminimalisir kegagalan. Keempat, membangun aksesibilitas pembiayaan berbasis budidaya perikanan. Kelima, melek digitalisasi tambak.

Posisi Bobby sebagai nakhoda baru SC Jabar Banten menggantikan ketua sebelumnya yaitu Joko Sasongko. Sejumlah kegiatan dan advokasi perudangan daerah maupun nasional yang dilakukan SC Jabar Banten selama dipimpin Joko. Diantaranya terkait perizinan tambak berkoordinasi dengan pihak Polri untuk memberikan dukungan dalam memajukan produksi udang nasional serta untuk kemakmuran petambak.

“Kami akan mendorong kolaborasi dengan pemerintah, aparat, akademisi, dan swasta. Ini tertuang dalam misi kita yang nantinya akan diturunkan ke dalam program kerja,” ungkap Bobby.

Jangka pendeknya, kata Bobby akan buat hotline untuk menampung keluh kesah petambak. Serta Jangka panjangnya, kita akan coba buat pemetaan (surveilans) kondisi budidaya udang dari petambak-petambak di area Jabar-Banten.

Bobby berharapkan acara ini dapat menjadi momentum bagi petambak Jabar Banten untuk kembali berhimpun dalam satu wadah bernama SCI dan mencoba untuk bersama-sama saling membantu menyelesaikan masalah para petambak. Satu untuk semua. Semua untuk satu!

Budiono yang menjabat sebagai koordinator Pantura pada masa kepengurusan Joko Sasongko, memaparkan bahwa SC Jabar-Banten berperan sangat besar dalam budidaya udang Nasional, “karena lahan yang luas dan terus lahirnya petambak baru.  Selain itu, petambak yang eksis terus mengembangkan lahan dan teknologinya, sehingga produktifitas semakin meningkat.”

Peran pemerintah juga sangat diharapkan, mulai dari pusat hingga kedaerah, baik terkait administrasi maupun teknis.Yang dianggap masih kurang selama ini adalah kontribusi hasil penelitian dari PT dan Lembaga Riset yang dianggap belum membumi/belum aplikatif.  Untuk itu, petambak siap untuk berkolaborasi agar terus ditemukan hasil penelitian yang menjadi teknologi yang aplikatif.

Kerjasama dengan swasta, terutama yang berkaitan dengan proses budidaya sudah berlangsung dengan baik, kedepan diharapkan agar semakin baik dan persaingan yang ada akan menghasilkan produk dan pelayanan yang terbaik.

Menurut Andi Tamsil, selaku pengurus SCI, beberapa kebijakan juga akan menjadi perhatian untuk disosialisasikan ke anggota serta dikomunikasikan ke Pemerintah, terutama yang dianggap tidak pantas atau tidak relevan untuk mendukung peningkatan kinerja budidaya.

Lebih jauh Andi juga menjelaskan bahwa ada target untuk mencapai peningkatan produksi 250% di tahun 2024. “Tantangan lain yang menjadi perhatian adalah penyiapan SDM dan kepastian input yang berkualitas, yaitu semua input harus bersertifikat dan semua perusahaan harus terakreditasi,” ungkap Andi. (Vira/Resti)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.