Mantan Pesilat Nasional Jadi Menteri KKP

Edhy Prabowo bersama Susi Pudjiastuti disambut di lobby Gedung Mina Bahari III KKP

Edhy Prabowo secara resmi pada Rabu (23/10/2019) pagi WIB didapuk Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) periode 20`9-2024 menggantikan Susi Pudjiastuti. Politisi Partai Gerindra tersebut pada masa mudanya pernah menjadi atlet silat nasional.

Setelah resmi gantikan Susi, serah terima jabatan (sertijab) kepada Edhy selaku Menteri KKP baru. Sejak pukul 12.00 WIB (23/10), lobby atau aula Gedung Mina Bahari III KKP telah ramai oleh para pewarta dan pegawai KKP. Memasuki Gedung Mina Bahari III KKP, Susi dan Edhy pun kompak yakni mengenakan setelan pakaian dengan warna serba hitam-hitam.

Susi mengatakan, sosok Edhy bukanlah orang asing di sektor perikanan dan Ia senang KKP diberikan kepada orang terpercaya.

“Yang masuk ke KKP bukan orang asing, ini orang yang biasa saya temui di DPR dan perjuangan KKP akan terus berlanjut. Pak Edhy bukan orang asing untuk KKP, dari dirjen sampai sekjen sudah biasa ketemu semua dengan Pak Edhy,” terang Susi.

Sementara itu, Edhy berujar, pihaknya akan terus melanjutkan tonggak kebijakan yang selama ini telah diterapkan oleh Susi Pudjiastuti di KKP.

Artikel Populer:  Kuliah Perdana Unpad

“Yang paling penting esensi masalahnya selesai. Karena yang penting bagaimana kita bisa sama-sama terus maju, membela nelayan-nelayan kita. Saya tak akan lakukan perombakan yang tak perlu. 6 bulan ini akan kami lanjutkan yang Ibu Susi lakukan. Saya percaya temen temen KKP juga bekerja tak pernah berhenti-hentinya untuk membela NKRI. Yang kosong akan kami isi jabatan baru,” paparnya Edhy.

Sekilas Tentang Edhy

Pria kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan, 24 Desember 1971 itu orang kepercayaan Prabowo Subianto. Edhy, sebelum menjajaki dunia politik merupakan atlet silat nasional dan pernah meraih sejumlah kejuaraan baik tingkat nasional maupun mancanegara. Namanya kian berjaya setelah menjuarai perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pada 1991 ia sempat menjadi anggota Akabri di Magelang, Jawa Tengah. Namun, hanya dua tahun mengecap pendidikan Edhy dikeluarkan karena terkena sanksi dari kesatuan. Ia kemudian meminta izin ke kedua orangtuanya untuk merantau ke Jakarta.

Edhy dikenalkan oleh rekannya pada Prabowo yang saat itu masih berpangkat Letkol dan menjabat sebagai Dangrup III TNI AD. Edhy mendapat bantuan dari Prabowo hingga dirinya dapat menempuh pendidikan kuliah di Fakultas Ekonomi di Universitas Moestopo. 

Artikel Populer:  Tugas KKP, Edhy: Mendengar, Melihat, dan Mengeksekusi.

Beriringan dengan itu ia berlatih serta belajar silat di Batujajar, Bandung setiap akhir pekan. Hubungan Prabowo dengan Edhy makin dekat. Edhy mendapat mandat mendampingi Prabowo merintis usaha yang saat itu telah menjadi jenderal bintang tiga untuk tinggal di Jerman dan Yordania.

Kemudian Edhy ikut bergabung ke Partai Gerindra. Ia maju sebagai caleg di daerah pemilihan Sumatera Selatan I dan memperoleh suara terbanyak. Diketahui Edhy tercatat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 yang bertugas di Komisi VI bidang perdagangan, perindustrian, koperasi, dan BUMN. Selanjutnya Edhy kembali menjabat di periode selanjutnya sebagai Ketua Komisi IV DPR bidang Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, dan Pangan.

Selain aktif di dunia politik, Edhy juga tercatat sebagai pengusaha di sejumlah perusahaan, seperti Ketua Percepatan Pengadaan Logistik di PT. Kertas Nusantara 2007-2009, Komisaris PT Kiani Lestari 2007-2015, Direktur Utama PT Garuda Security Nusantara 2005-2015, Direktur Utama PT Tusam Hutani Lestari 2004-2015, Komisaris PT Swadesi Dharma Nusantara 2000-2004, dan dua perusahaan lainnya. (berbagai sumber)

Similar Posts:

Artikel Populer:  Dengan “AKUBISA” Semua Jadi Mudah
Artikel Sedang Trending
Kurangi cost produksi budidaya udang vaname dengan sistem  Synbiotics Shrimp Club Indonesia (SCI) Lombok &
Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo menghadiri pembukaan Aquatica Asia dan Indoaqua 2019
Di sela-sela rapat yang digelar selama dua hari, 27-28 Maret 2019 di Hotel Santika BSD
Para pembicara dan moderator, dari kiri ke kanan: Andi Eka Satya, Yusuf S. Djajadihardja, Albertus
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar Rapat Koordinasi perkembangan Regulasi Pakan dan Obat Ikan pada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.