Managing Director PT Maxima Arta Prima, Hendry Biantoro pada Majalah Info Akuakultur mengatakan bahwa, “untuk 5 (lima) tahun kedepan budidaya perudangan di Indonesia ini masih bagus dan aman, juga ekspansinya besar besaran. Kita lihat dari suplay and demand, suplay udang jauh dibawah demand udang. Produksi udang terbesar adalah negara China, dan mereka masih datang untuk membeli produk kita.”

Sekarang petambak semakin canggih sudah mengarah ke intensif dan supra intensif, begitupun perusahaan swasta semakin berinovasi dan terus melakukan yang terbaik. Daya beli akan semakin berkembang tinggi, supaya budidaya ini berkelanjutan maka petambak harus tahu cara pengolahan limbahlah, sehingga usaha ini bisa terus di jalankan sampai generasi mendatang.
“Jangan sampai seperti Thailand yang tergiur dengan keuntungan yang besar, sehingga menebar benur sepadat padatnya. Hal itu otomatis bisa menyebabkan tumbuhnya material organik, pakan juga boros, kotoran udang mengendap dan muncul penyakit baru. Jadi harus diperhatikan juga kondisi tambaknya, petambak udang pun harus waspada jika terjadi muncul satu penyakit baru,” pungkas Tim PT Maxima Arta Prima. (Resti)

