Peran Cold Storage di Tengah Pandemi Covid-19 Terhadap Budidaya Ikan dan Udang

Beberapa waktu belakangan, pola kehidupan masyarakat mengalami perubahan yang sangat drastis dikarenakan virus corona atau yang bisa disebut bernama covid-19. Adanya wabah ini, menyebabkan banyak aktivitas masyarakat menjadi dibatasi guna mencegah laju penyebarannya, ini pun berdampak pada daya beli masyarakat yang otomatis turun.

Penurunan daya beli masyarakat ini merupakan pukulan telak bagi para pelaku bisnis, terutama pelaku bisnis di bidang komoditas yang memiliki sifat mudah rusak (perishable). Salah satu pelaku bisnis yang merasakan dampak langsung dari virus ini adalah pengusaha budidaya perikanan khususnya untuk ikan dan udang.

Selain penurunan daya beli masyarakat, pengusaha budidaya ikan dan udang juga mengalami pukulan telak akibat sulitnya aktivitas ekspor dilakukan, mengingat banyaknya negara yang menghentikan aktivitas ekspor-impornya untuk sementara waktu.

Hal-hal tersebut berdampak pada ikan atau udang yang sudah dipanen sulit untuk dipasarkan sehingga terjadi penumpukan stok di dalam negeri. Penumpukan ikan dan udang ini merupakan kabar buruk bagi para pengusaha, karena hal ini otomatis berdampak pada harga jual ikan dan udang serta potensi kerugian karena kerusakan produk saat penyimpanan.

Untuk menghindari kerugian dari jatuhnya harga tersebut, para pengusaha budidaya ikan dan udang harus menyimpan sebagian dari hasil panen tersebut untuk dijual di kemudian hari ketika harga ikan dan udang sudah kembali normal. Mengingat sifat dari ikan dan udang yang mudah rusak, untuk menghindari kerugian dari kerusakan produk pengusaha harus menyimpan hasil panen dengan baik.

Jika cara penyimpanan salah, maka produk dari hasil panen akan mengalami penurunan kualitas atau bahkan kerusakan. Menurut panduan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), suhu yang ideal untuk penyimpanan  ikan dan udang adalah antara suhu -18oC sampai dengan -30oC. Oleh karena itu peran Cold Storage sangat penting di kondisi seperti sekarang ini dan merupakan solusi terbaik bagi pengusaha untuk mengatasi dampak yang timbul akibat covid-19 ini.

Bagi pengusaha budidaya ikan dan udang yang sedang panen dan tidak memiliki Cold Storage, mereka harus menjual hasil panen secepatnya di harga yang murah untuk mencegah kerugian, dengan begitu para pengusaha budidaya ikan / udang akan mengalami penurunan pendapatan. Hal ini menjadi gambaran penting bagi pengusaha untuk menyiapkan Cold Storage sebagai media penyimpanan.

PT. DS Solutions Internasional selaku pemegang lisensi sole distributor Titan Container di Indonesia berkomitmen untuk menyediakan Cold Storage berkualitas terbaik bagi para pengusaha budidaya ikan dan udang di Indonesia. Bukan sekadar Cold Storage biasa, akan tetapi yang dihadirkan oleh PT. DS Solutions Internasional adalah Portable Cold Storage yang memiliki keunggulan yaitu tidak membutuhkan waktu lama untuk proses instalasinya, dapat dipindah – pindahkan dengan daya yang sangat murah.

Dengan produk Portable Cold Storage ini, pengusaha budidaya ikan dan udang dapat menjaga mutu produknya di kondisi terbaik selama proses penyimpanan, sehingga di waktu harga kembali bagus, pengusaha dapat menjual produknya di kondisi terbaik serta terhindar dari potensi kerugian karena kerusakan produk. Selain itu pengusaha budidaya ikan / udang dapat menjaga ketersediaan produk dimasa-masa tidak panen, sehingga kebutuhan di masyarakat tetap terpenuhi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.