Peran “Generasi Millenial” dalam Peningkatan Perikanan Nasional

Oleh: Rifqi Dhiemas Aji (Konsultan Teknis Peternakan dan Perikanan PT. Natural Nusantara) Berdasarkan proyeksi yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Indonesia tahun 2035 diperkirakan mencapai 305,7 juta jiwa. Maka pertambahan pertahunnya diproyeksikan sebanyak 2,5 juta per tahun dan pertambahan dalam 20 tahun ke depan bertambah sekitar 50,2 juta jiwa. Selain itu, masih berdasarkan data BPS, pada tahun 2015 sekitar 53,3% dari penduduk Indonesia tinggal di daerah perkotaan. Lalu diproyeksikan pada tahun 2035 mendatang, arus urbanisasi akan meningkat menjadi 66,6%. Sehingga arus urbanisasi yang tinggi, diprediksikan akan mengurangi jumlah…

Read More

Mengembangkan Industri Patin

Oleh: Widyatmoko Aquaculture – Management Information System, PT Suri Tani Pemuka (STP) Semua jenis ikan mempunyai prospek yang baik, dengan perencanaan dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh, budidaya ikan akan menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi. Pada dasarnya konsumsi masyarakat terhadap ikan meningkat terus, baik nasional maupun regional. Peningkatan ini dapat dirasakan sejalan dengan semakin banyaknya pembudidaya ikan secara umum. Khusus untuk ikan patin, Vietnam masih menjadi negara produsen utama. Daya saingnya yang sangat tinggi membuat produk patin Vietnam mampu menembus pasar negara-negara lain.  Industri patin di Vietnam sudah dimulai lebih dari 15…

Read More

Peran Besar Perikanan Budidaya

Oleh: Rezi Hidayat Peneliti di Rokhmin Dahuri Institute   Seiring pertumbuhan penduduk dan kesadaran manusia terhadap asupan gizi, Ikan sebagai makanan yang kaya akan gizi, semakin banyak dikonsumsi. Selain karena kandungan protein yang tinggi dan mudah diserap, ikan juga mengandung omega 3, asam DHA, EPA yang dibutuhkan otak. Meningkatnya tingkat konsumsi ikan ini tentu menuntut peningkatan produksi ikan yang berasal dari penangkapan dan budidaya. Perkembangan dewasa ini, peningkatan produksi ikan di Dunia lebih banyak disumbangkan dari hasil budidaya. Sejak periode 2000-2014, berdasarkan data FAO peningkatan produksi hasil budidaya rata-rata mencapai…

Read More

Menangkap Peluang dari Kasus Produk Ikan Dori Ilegal

Oleh: Cocon, S.Pi, M.Si     Baru-baru ini konsumen dikejutkan dengan laporan adanya bahan berbahaya dalam produk daging ikan patin (dori) yang diperdagangkan pada salah satu retail di Indonesia. Hasil pemeriksaan laboratorium menyimpulkan bahwa dori tersebut mengandung Tripolyphosphatesemacam pemutih yang melebihi ambang batas dan sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.   Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim bahwa produk dori tersebut adalah hasil impor illegal, karena faktanya KKP tidak pernah memberikan rekomendasi izin impor terhadap perusahaan manapun untuk melakukan importasi. Hasil penelusuran terhadap data importasi patin di Badan Pusat Statistik (BPS)…

Read More

Haruskah Ikan Diawetkan?

Oleh : Baiq Mirna Fitriani   Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan R.I No 722/MENKES/PER/IX/88, yang dimaksud dengan Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah bahan yang biasanya tidak digunakan sebagai makanan dan bukan merupakan ingredient khas makanan. Penambahan BTP pada suatu makanan dilakukan secara sengaja dengan tujuan teknologi pada  pengolahan, penyimpanan, perlakuan, pengepakan dan pengemasan. Termasuk ke dalamnya adalah pewarna, penyedap rasa, peningkat aroma, penyedap rasa, antioksidan, pengental, dan pengawet.   Zat pengawet terdiri dari senyawa organik dan anorganik dalam bentuk asam atau garamnya. Macam-macam pengawet pun memiliki aktivitas yang berbeda-beda, misalkan ada…

Read More

BERBAGAI JENIS NILEM DI JAWA BARAT

Oleh  : Yuli Andriani Keberadaan habitat seperti sungai, danau, dan waduk merupakan penunjang bagi kehidupan serta keanekaragaman ikan di Jawa Barat. Salah satu asli Jawa Barat yang potensial diantaranya ikan Nilem (Osteochillus sp.). Ikan nilem merupakan ikan Cyprinid (famili ikan karper) yang banyak dibudidayakan di beberapa tempat di Jawa Barat, khususnya di  kawasan Priangan (Sumedang, Garut, Singaparna, Tasikmalaya). Ikan nilem merupakan jenis ikan sungai atau perairan tawar yang bentuknya mirip ikan mas, tawes, dan karper, hanya kepalanya lebih kecil, badannya lebih memanjang dan sirip punggungnya lebih panjang. Pada kedua sudut…

Read More

Untung Berlipat dari Budidaya Skala Rakyat

Oleh: Supito, S.Pi.,M.Si   Komoditas perikanan khususnya udang penaeid mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan. Kebutuhan pasar ekspor udang penaeid  masih belum terpenuhi, bahkan cenderung meningkat volumenya. Harga pasar udang serta margin keuntungan yang tinggi, prospek usaha budidaya udang  masih menjadikan kegiatan usaha  yang   menguntungkan.   Menurut data stastitik perikanan budidaya (2014) luas potensi lahan tambak adalah 2.964.331 Ha dan existing tambak adalah 657.346 Ha yang terdiri sekitar 16.680 Ha tambak intensif; 38.920 ha adalah tambak semi intensif dan sisanya sebesar 601.746 Ha masih dikelola secara tradisional. Hal ini merupakan…

Read More

Optimalkan Pertumbuhan Udang dengan Biosecurity

  Oleh: Dr. Ir. Agus Priyono, M.Si     Penerapan manajemen kesehatan ikan dan lingkungan belum sepenuhnya dilaksanakan secara konsisten, oleh pembudidaya udang di Indonesia. Pembudidaya kita melakukan usaha budidaya, masih berdasarkan kebiasaan turun temurun yang diwariskan dari pendahulunya.   Secara umum kasus penyakit udang terjadi karena adanya penurunan kualitas lingkungan perairan serta perubahan iklim yang ekstrim. Selain itu penurunan kualitas benur juga menjadi salah satu faktor penyebab penyakit mudah menyerang.   Penyebab penyakit tersebut biasanya melalui lalu lintas media pembawa, dapat berupa udang maupun air yang masuk dari luar…

Read More

Budidaya Ikan dan Ketahanan Pangan

Oleh: Andang S Indartono Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah pulau sekitar 17 ribu, yang memiliki sumber daya laut yang besar, baik sumber daya hayati maupun non hayati. Tidak hanya kekayaan laut, daratan Indonesia juga memiliki perairan tawar luas yang menyimpan potensi sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan potensi perairan yang begitu besar, maka budidaya ikan di Indonesia pun sangat prosfektif, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri maupun jika untuk keperluan ekspor. Potensi besar pasar ikan hasil budidaya dapat dilihat dari terus meningkatnya jumlah penduduk dan…

Read More

Kembangkan Potensi Marikultur Secara Terintegrasi

Oleh: I Nyoman Adiasmara Giri Pengembangan marikultur saat ini baru di spot-spot daerah tertentu dan masih terpencar, akan lebih baik bila marikultur dikembang secara kawasan dan terintegrasi, tentunya sesuai dengan daya dukung lingkungan yang ada. Saat ini kita lebih fokus mengembangkan marikultur untuk jenis ikan karnivora, sehingga masih banyak mengandalkan ikan rucah sebagai pakannya. Namun hal ini, tergantung dari ketersediaan ikan rucah di alam dan pakan buatan di lokasi budidaya. Seperti kita ketahui banyak lokasi budidaya berada di daerah Remote, terpencar dengan skala yang masih terbatas. Sementara produsen pakan buatan…

Read More