Peran Startup di Sektor Akuakultur

Menahan masuknya kemajuan teknologi (Statup di sektor Akuakultur) )hanya akan membuat kemunduran dan gagap teknologi, untuk itu dibutuhkan peran startup yang bisa menjadi jembatan informasi ke pembudidaya di lapangan. Arus kemajuan teknologi nyaris tidak terbendung yang kemudian menuntut kehidupan menjadi lebih praktis dan dinamis. Bahkan, teknologi dapat mempengaruhi hal terkecil dalam kehidupan manusia, yakni soal gaya hidup (life style). Lantas seperti apa kemajuan teknologi menyentuh sektor akuakultur atau budidaya perikanan Indonesia saat ini? Di era digitalisasi saat ini, telah lahir banyak startup di kalangan anak-anak muda kreatif, termasuk di bidang…

Read More

Inovasi Teknologi Perikanan Budidaya

Adanya perkembangan teknologi internet kemudian dikolaborasikan dengan kemajuan teknologi konvensional, sehingga tren digital dan ramah lingkungan saat ini banyak berkembang di Indonesia. Sedikit menelisik, China dengan garis pantai 30.000 km mampu menghasilkan ikan budidaya laut 15 juta ton pada tahun 2015, Indonesia dengan garis pantai 95.000 km baru mampu menghasilkan ikan budidaya laut 1,5 juta ton pada tahun 2015 (sumber: FAO, tidak termasuk rumput laut). Hal ini menunjukkan potensi budidaya ikan laut Indonesia sangat besar, terutama karena nilai komoditas laut memiliki nilai lebih tinggi dibanding komoditas air tawar. Kemudian, apa…

Read More

2019: Teropong Peluang Indonesia dalam Pasar Ekspor Udang Dunia

Di pasar ekspor, Indonesia memiliki tiga jenis udang andalan, P. Monodon (udang windu), P. Merguensis (udang putih), dan L. Vannamei (udang vaname). Bagaimana prospeknya? Dalam Refleksi 2018 & Outlook 2019 yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terlihat bahwa udang merupakan ekspor komoditas utama hasil perikanan Indonesia setelah rumput laut dalam kurun Januari—Oktober 2018. Dari data terlihat bahwa ekspor rumput laut sebanyak 175.640 ton atau 28,27% dari total ekspor hasil perikanan; diikuti udang 165.120 ton (26,58%); cumi-sotong-gurita 118.760 ton (19,12%); tuna 95.750 ton (15,41%), cakalang-tongkol 42.150 ton (6,79%); dan kepiting…

Read More

Ujian Tsunami Bagi Perikanan di Pesisir Banten

Kilat dan petir berlangsung terus-menerus selama 3 malam paska-tsunami. Jalanan sepi, hanya suara-suara sirine ambulan sesekali melintas dan menambah suasana semakin mencekam. Demikian tutur Yayan Sofyan, Kepala Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan (LP2IL) Serang kepada Info Akuakultur saat mengenang kejadian tsunami yang menerjang pesisir Banten beberapa waktu lalu. Sejak Februari 2010, Yayan telah bekerja di LP2IL Serang yang terletak persis di pinggir pantai, lengkap dengan pemandangan laut dan Gunung Anak Krakatau. Di tahun-tahun pertama, ia sudah dikagetkan aktivitas anak gunung krakatau, dengan gelegar kecil dari tengah laut yang menggetarkan…

Read More